Nyamuk, kecil tapi mematikan
- Nov 12, 2025
- Abdul Karim
- Kesehatan
Mentaos-Tangguh) 12/11/25) Berita mengejutkan datang dari Lurah Mentaos Ciptadi Sunaryo, SE pada Forum RT/RW tadi malam (11/10/25) yang mengabarkan bahwa ternyata pembunuh manusia paling ganas di muka bumi ini adalah nyamuk.
Ketika mendengar kata “hewan berbahaya”, ujar Lurah banyak orang langsung membayangkan singa di padang Afrika atau hiu besar di lautan. Padahal, pembunuh paling mematikan di dunia justru berukuran kecil, sering beterbangan di sekitar kita, dan kadang tak kita sadari kehadirannya, nyamuk.
Betul saja, menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), nyamuk menyebabkan lebih dari 700 ribu kematian setiap tahun. Bukan karena gigitannya yang kecil, tapi karena penyakit yang dibawanya—seperti malaria, demam berdarah (DBD), chikungunya, dan zika. Di Indonesia sendiri, DBD masih menjadi ancaman serius setiap musim hujan. “Musuh manusia bukan hanya predator besar di alam liar, tapi juga hewan kecil yang hidup di sekitar rumah,” kata Ciptadi Sunaryo, kepada para Ketua RT/RW.
Program Rambai Emas oleh Pemkot Banjarbaru ditujukan agar sarang nyamuk di sudut-sudut rumah dapat dimusnahkan. “dari fakta yang ada, warga yang terserang DBD ternyata memang berada di lingkungan yang banyak sarang nyamuknya” Lurah menambahkan.
Itulah sebabnya di Kelurahan Mentaos akan dilaksanakan operasi Rambai Emas secara terus menerus setiap minggu, terutama ketika musim hujan saat ini. Minggu lalu sudah digelar di RW 6, RT/RW lainnya diminta Lurah agar melakukan hal yang sama, gotong royong membasmi sarang nyamuk.

Keterangan : Forum RT RW Mentaos
-------------------------------------------------------------------
Daftar Binatang yang Paling Banyak Membunuh Manusia berdasarkan data WHO dan CDC
-
Nyamuk (Mosquito) – ±725.000 kematian/tahun (karena malaria, dengue, zika, dll).
-
Manusia (Homo sapiens) – ±400.000 kematian/tahun (pembunuhan sesama).
-
Ular (Snake) – ±100.000 kematian/tahun (gigitan berbisa).
-
Anjing (Dog) – ±35.000 kematian/tahun (rabies).
-
Kumbang pembawa parasit (Tsetse fly & assassin bug) – ±10.000 kematian/tahun.
-
Cacing pita & schistosoma – ±5.000 kematian/tahun.
-
Buaya & kuda nil – ±500–3.000 kematian/tahun.
-
Gajah, singa, harimau, hiu, dan beruang – di bawah 100 kematian/tahun.