Serap Aspirasi, Liana Sambangi Warga Mentaos
- Mar 09, 2026
- Abdul Karim
- Info Umum
Mentaos-Tangguh (9/3/26) Dalam rangka silaturahma sekaligus menyerap aspirasi warga, khususya Kelurahan Mentaos, Liana, S.Sos Anggota DPRD Kota Banjarbaru Fraksi Golkar kemaren (8/3/26) adakan reses di Kelurahan Mentaos (termasuk Dapil I) dengan mengambil tempat di RT 02 RW IV. Sejumlah tokoh masyarakat dan warga RT 02 / IV khususnya hadir dalam acara tersebut. Beberapa Ketua RW, Ketua LPM Elly Wahyuni dan Ketua Forum RT RW Nasrullah Shadiq. Ketua Rukun Kematian Firdaus Gusti Mastur, Ketua Pokja Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (Djumono), Ketua Masyarakat Peduli Bencana (MPB) Muhammad juga hadir.
Ketua Forum RT/RW Mentaos Nasrullah Shadiq dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa warga berhak menyampaikan aspirasi kepada Anggota DPRD menyangkut kepentingan masyarakat. Aspirasi yang dapat disampaikan untuk dimintakan tidak hanya dalam bentuk program infrastruktur fisik tetapi dapat juga berupa non fisik misalnya bidang pendidikan.
Liana menyampaikan terima kasih atas kehadiran undangan yang antusias sehingga terjalin silaturahmi. Kehadiran anggota DPRD dalam acara Reses adalah kesempatan untuk menyerap aspirasi warga dalam bentuk permohonan atau keluhan. Liana menyampaikan dengan segala keterbatan yang ada akan tetap berupaya untuk memenuhi aspirasi tersebut.
Cukup banyak masukan dari warga yang disampaikan melalui forum reses tersebut. Liana berjanji untuk mengupayakan agar masukan tersebut dapat direalisasikan. Redaksi KIM Tangguh yang hadir di acara diskusi bertindak selaku moderator mencatat aspirasi penting masyarakat. Pertama dari Sahidil warga RT 02/IV menyampaikan permohonan agar bisa dibantu untuk kebersihan lingkungan dengan cara mencor bahu jalan yang sering ditumbuhi rumput. Sementara Munadi menyampaikan masukan dan permohonan agar Pemerintah dapat menyediakan angkutan sampah untuk dibuang ke TPA khususnya sampah berupa kayu dan dedaunan yang hanya dapat diangkut dengan truk. Karena ada larangan membakar sampah, maka dahan dan batang kayu hasil pembersihan oleh warga harus dibuang. Untuk itu perlu difasilitasi Pemerintah. "Kami bingung mau membuangnya karena tidak punya sarana kendaraan" ujar Pak Munadi. Menanggapi hal ini Liana menjanjikan akan berkoordinasi dengan dinas terkait.
Dari Ketua Rukun Kematian Firdaus yang disampaikan langsung oleh Ketua Gt. Mastur mengenai perlunya penggantian alat memandikan jenazah yang berusia sudah cukup tua dengan kondisi kualitas yang sudah menurun. Adapun Marzuki Ketua RT 01/04 menyampaikan permohonan bantuan alat mesin potong rumput untuk memelihara keindahan dan kebersihan lingkungan. Sementara Ketua MPB Muhammad menyampaikan keluhan kerusakan mesin mobil ambulan yang dimiliki MPB.
Direktur Bank Sampah KAMI Dr. Murjani menyampaikan sejumlah kebutuhan bank Sampah yang baru berdiri dan aktif sejak Mei 2025, antara lain alat transportasi untuk menjemputan sampah, timbangan, dan sarana kerja lainnya. Direktur Bank Sampah juga menyampaikan permohonan agar ada aturan pemerintah yang dapat memaksa warga peduli pada urusan sampah. Sebagian permintaan Bank Sampah KAMI langsung direspon oleh Liana dengan memberikan sejumah dana pada saat itu juga.
Ibu-ibu anggota Senam Lansia melalui perwakilan Ibu Nurjatil Hasanah (Bu Jatil) menyampaikan perlunya seragam senam guna lebih menyemangati para lansia yang bersenam lansia setiap hari Minggu pagi. Warga Jl. Palapa II diwakili ibu Zulfah menyampaikan kondisi gorong-gorong yang mulai mampet di perempatan Jl Palapa II sehingga banyak sampah yang tidak terbawa air, menimbulkan bau tidak sedap ketika sudah kering.
Djumono Ketua RW III yang juga Ketua Pokja PATBM sekaligus Ketua Forum RT RW Kecamatan Banjarbaru Utara menyampaikan pemikiran atau gagasan perlunya Pemerintah mendirikan BUMD atau Perusda guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Misalnya usaha bidang air mineral dalam kemasan (AMDK).
Ketua RT 02/04 Abdul Karim menyampaikan bahwa di Kompleks Palapa ada Palapa Rescue yang aktif membantu penanggulangan bencana dan tergabung dalam Banjarbaru Rescue (Bares). Baru-baru ini Palapa Rescue sudah pernah dapat bantuan Pokir berupa Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 5 (lima) unit. Untuk melengkapi sarana, boleh juga sekiranya ada bantuan yang tersedia, antara lain untuk menambah pipa dan mesin penyemprot air.