Bank Sampah KAMI makin Oke

  • Oct 06, 2025
  • Abdul Karim
  • Info Umum

Mentaos-Tangguh (6/10/25) Bank sampah KAMI yang di-relaunching bulan Juni lalu telah tumbuh dan sudah punya nasabah 67 orang, berasal dari Kelurahan Mentaos dan bahkan ada beberapa nasabah dari luar Mentaos.

Stock tabungan sampah yang disetorkan nasabah hingga saat ini mencapai kira-kira 2 ton dari berbagai jenis sampah. Petugas teller bank Sampah KAMI Sariyati kepada KIM Tangguh menyampaikan bahwa stock sampah yang sudah diterima bank dari jenis beraneka ragam mulai dari kardus, botol plastik, gelas plastik, duplex, kertas hvs, minyak jelantah, kaleng cat, dan lain sebagainya.

Menurut Direktur Bank Dr Murjani, sebagian sampah sudah disalurkan kepada mitra kerja yaitu bank Sampah Sekumpul. Omset bank Sampah KAMI jika dikuantifikasi dengan uang sudah ada sekitar Rp. 5-7 jutaan.

Beberapa nasabah sudah ada yang mencairkan dananya.  "Bank Sampah tidak hanya menghasilkan cuan/uang, namun lebih jauh dari itu adalah menumbuhkan kesadaran kita semua agar lebih mencintai lingkungan.  Setoran sampah yang kita lakukan hari ini, sangat membantu mengurangi beban pencemaran di lingkungan terutama di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) milik pemerintah serta berdampak dan berkelanjutan untuk bumi di masa depan," imbuhnya.

Ery bagian penimbangan menyampaikan bahwa loket bank sampah dibuka setiap Minggu pagi jam 08.00 dan tutup jam 10.00. “rata-rata nasabah yang setor sampah tunai tiap minggu sekitar 10-15 orang.

Untuk nasabah kelas premium Bank Sampah KAMI melayani transaksi di tempat. Petugas akan datang ke lokasi untuk menjemput setoran nasabah. Nasabah tersebut seperti SDIT Robbani yang sudah memiliki MoU pengelolaan sampah dengan Bank sampak KAMI serta akan dilakukan rencana MoU dengan RS. Sari Mulia (Ex RS Mawar) dan ke depan akan menyasar instansi dan tempat-tempat lain seperti warung-warung dan cafe di sekitar Kelurahan Mentaos.

Lurah Mentaos, Ciptadi, SE, MM menyambut baik atas inisiasi warga Mentaos untuk mengelola Bank Sampah KAMI serta menghimbau warga Mentaos untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Bank Sampah milik kita bersama.  Senada dengan direktur Bank Sampah, pa Lurah yang enerjik dan inovatif ini menyatakan bahwa, menabung di bank sampah bukan hanya dapat cuan/uang, namun juga bentuk kepedulian kita terhadap keberlanjutan kelestarian lingkungan bumi kita.

Pak Abdul, salah satu nasabah Bank Sampah KAMI menyatakan rasa senang ada bank sampah di Mentaos karena menabung sampah tidak hanya menghasilkan uang, tetapi juga untuk bersih-bersih gudang. “selama ini banyak kertas HVS, kardus-kardus tak terpakai numpuk di gudang yang ternyata bernilai”