Di Puncak Prestasi, Aditya resigned

  • Mar 07, 2025
  • Abdul Karim
  • Info Umum

Foto : Aditya tinjau korban banjir

 

Mentaos-Tangguh (7/3/25) Sejumlah link informasi di bawah ini berisi pemberitaan mengenai mundurnya Aditya Mufty Ariffin dari jabatan Walikota Banjarbaru.  Breaking News ini mengejutkan warga kota sehingga menimbulkan tanda tanya.

https://radarbanjarmasin.jawapos.com/politik/1975729069/kisah-di-balik-penunjukan-aditya-mufti-ariffin-menjadi-komisaris-bumn  https://banjarmasin.tribunnews.com/2025/03/06/mengundurkan-diri-dari-walikota-banjarbaru-ini-jabatan-baru-aditya-mufti-ariffin  https://www.instagram.com/banjarmasinpost/reel/DG2VhPPyvL5/  https://www.instagram.com/wartabanjar/reel/DG3UataSqJU/

https://www.instagram.com/poroskalimantancom/reel/DG2Q_-Nt6Cc/   https://www.prokal.co/kalimantan-selatan/1775731043/diangkat-jadi-komisaris-bumn-aditya-mengundurkan-diri-sebagai-wali-kota-banjarbaru   https://kalselpos.com/2025/03/06/aditya-mundur-sebagai-walikota-banjarbaru/

https://www.kompas.id/artikel/jelang-psu-di-banjarbaru-aditya-mundur-dari-jabatan-wali-kota-banjarbaru  https://www.cnnindonesia.com/nasional/20250306125211-32-1205698/jadi-komisaris-bumn-aditya-mundur-dari-wali-kota-banjarbaru

Ada warga yang menduga penguduran diri ini berkaitan dengan suasana politik di Kota Banjaarbaru yang sedang bersiap melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di bulan April mendatang.

Boleh saja ada asumsi yang demikian, namun terlepas dari spekulasi politik tersebut, Aditya yang menjadi Walikota Banjarbaru dalam kurun waktu 4 tahun ini terekam dengan baik oleh sejarah karena menorehkan sejumlah prestasi yang sangat membanggakan. Banjarbaru sebagai kota idaman di bawah kepemimpinan Aditya teraktualisasi dengan baik sekali melalui program yang membumi BANJARBARU JUARA. Lapis masyarakat dari atas sampai terbawah merasakan dan membuktikan jargon tersebut. Pemerintah Pusat dan Provinsi pun mengakui dan mengapresiasi melalui sederet  penghargaan yang diberikan kepada Banjarbaru.

Wajar jika warga kota sangat mencintai Walikotanya dan wajar pula apabila mereka kaget mendapati kenyataan Pak Wali kebanggaan kota harus menerima amanah baru sebagai Komisaris Independen sebuah BUMN Jasindo (PT Asuransi Jasa Indonesia) yang berarti beliau harus menanggalkan jabatan walikotanya. Banyak warga berharap Aditya tetap menjadi Walikota Banjarbaru sampai terpilih Walikota yang baru.

Jasindo bukanlah BUMN kaleng-kaleng, maka kehadiran Aditya sebagai Komisaris Independen di BUMN tersebut adalah sebuah penghargaan nyata dari Pemegang Saham Mayoritas Jasindo, yaitu Pemerintah Republik Indonesia. Di tengah sorotan tajam kepada industri asuransi di tanah air, Aditya hadir di Jasindo dengan sejumlah tantangan yang menantinya. Warga kota percaya Sang Major ini akan sanggup mengatasi tantangan itu. (*BKa)