Digitalisasi RT 02/IV Kompleks Palapa
- May 10, 2026
- Abdul Karim
- Info Umum
Mentaos-Tangguh (10/5/26) Program digitalisasi RT 02/ RW IV semakin menampakkan hasil. Setelah sukses menjalankan aplikasi pengelolaan data dan manajemen RT berbasis digital (https://ertepalapabanjarbaru.org) kini RT 02 / IV menghadirkan sistem pembayaran QRIS guna memudahkan warga dalam memenuhi kewajiban warga membayar iuran bulanan RT. Minggu lalu Ketua RT 02/IV Abdul Karim menerima plakat QRIS dari Bank Syariah Indonesia Cabang Banjarbaru di Kantor BSI Jl. A. Yani, Banjarbaru.
Sebelumnya, RT 02/IV yang memproklamirkan dirinya sebagai RT digital telah mengimplementasikan kebijakan layanan warga khususnya dalam penerbitan surat Pengatar ke Kelurahan untuk berbagagi keperluan administrasi. Ketua RT 02/IV menjelaskan kepada KIM Tangguh bahwa warga yang membutuhkan layanan Surat Pengatar tidak harus datang ke rumah Ketua RT. Cukup kirim WA dengan menyertakan jenis keperluannya, maka dalam waktu singkat Surat Pengantar sudah terbit. Surat Pengantar tersebut tidak perlu dicetak (hemat kertas), karena secara bersamaan file Pengantar itu dikirim ke Kelurahan. Untuk kelancaran pelayanan itu, Ketua RT 02/IV melengkapi administrasi surat menyuratnya dengan tanda tangan digital (digital signature).
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi oleh warga dalam mengajukan Surat Keterangan dapat di-download pada aplikasi digital milik Kelurahan Mentaos yaitu mentaospidea. Barcode untuk masuk ke aplikasi tersebut dicetak oleh Ketua RT 02/IV dan dipajang di pagar rumah, di samping juga dinformasikan melalui grup diskusi warga berbasis WA.
Sementara untuk mengelola aktifitas dan database warga, RT 02/IV menggunakan aplikasi online melalui https://ertepalapabanjarbaru.org. Dalam aplikasi ini data dasar penduduk diinput, sementara fisik dokumen berupa KK dan KTP-El telah didigitasi (alih bentuk ke softcopy). Mutasi kependudukan dicatat dengan cermat dalam aplikasi tersebut. Demikian pula aktivitas lainnya seperti kegiatan gotong royong, buku tamu, dan data keuangan.
Pembayaran iuran dengan menggunakan QRIS adalah sentuhan akhir sebagai pelangkap program digitalisasi. Namun dampaknya cukup signifikan terutama dalam menurunkan tunggakan iuran. Sebelum ada QRIS, iuran bulanan warga ditagih secara manual dari rumah ke rumah oleh petugas. Keberhasilan collecting dengan cara manual ini masih rendah. Namun dengan kemudahan QRIS terjadi peningkatan yang sangat signifikan.
QRIS yang tersedia dapat dikembangkan lebih jauh untuk kegiatan pembayaran-pembayaran lainnya misalnya iuran qurban, donasi, atau pembayaran arisan. "nanti jika warga menyepakati, hal itu sangat mudah dilakukan". Kata pak RT. Dengan QRIS ini juga kami ingin menunjukan akuntabilitas pengelolaan keuangan RT. Meski besarannya tidak seberapa, namun kami tetap harus mempertanggung-jawabkan secara baik dan benar. "ketika kami mendatangi bank untuk mengurus QRIS mereka sangat terkesan ada RT yang ingin pakai QRIS. Bahkan mereka mengakui belum ada pilihan kategori RT dalam aplikasi mereka. Petugas bank menyampaikan bahwa selama ini yang pakai QRIS adalah warga / badan yang melakukan kegiatan bisnis. "untuk RT belum ada". Kata Petugas. Maka permohonan kami ditolak. Tanpa putus ada Ketua RT mencari bank lainnya, dan akhirnya bertemu Bank Syariah Indonesia yang ternyata dapat memberikan fasilitas QRIS untuk RT.
Adapun aplikasi https://ertepalapabanjarbaru.org adalah aplikasi tertutup yang hanya bisa diakses oleh warga yang berhak. "pembuatan akun tiap warga sudah selesai, insya Allah dalam waktu dekat akan diumumkan secara resmi". Kami butuh waktu untuk input data karena cukup banyak fields harus diisi dan tidak boleh salah. Ujar Ketua RT yang juga merangkap Ketua KIM Tangguh.
Lebih jauh Ketua RT 02/IV menjelaskan bahwa perubahan tata kelola ke digital ini butuh masa transisi. "kami harus sabar dalam mengedukasi warga". Tidak semua warga siap dan dapat berubah. "namun ini akan menjadi tantangan bagi kami". Masih banyak program yang dapat didigitalisasi misalnya mengintegrasikan CCTV dan membuat sistem reminding kepada warga untuk mengingat jatuh tempo bayar pajak kendaraan, jadwal posyandu, jadwal gotong royong dan lain sebagainya.