Kakimpisan ban tengah malam di Gunung Ronggeng
- Jan 05, 2025
- Abdul Karim
- Mentaosiana
Mentaos-Tangguh (4/1/25). Rombongan Hajjah Imar dari Pelaihari berangkat basungsung manuju Sekumpul supaya tidak terjebak macet. Sehabis isya mereka take-off menggunakan mobil station berpenumpang 5 orang. Sesampai di Banjarbaru sekitar jam 23.00. Ternyata sudah terjadi kemacetan. Di tengah-tengah kemacetan di sekitar Gunung Ronggeng ban mobil mereka kehabisan angin alias kimpis. Alhamdulillah ban serap yang dibawa ternyata kimpis juga. Maka paniklah mereka. Puluhan miskol dikirim ke berbagai nomor yang dikenal di Banjarbaru tidak ada yang merespon.
Beruntung tidak lama kemudian datang relawan membantu. Para keluarga Hajjah Imar diantar ke rumah tujuan di sekitar Sekumpul. Setelah itu relawan Haul membantu mencarikan tukang tambal ban di tengah malam buta itu. Setelah tuhuk takuliling Banjarbaru akhirnya tedapat tukang tambal yang masih beroperasi di sekitar Bandara Syamsudin Noor. Jam 3 subuh baru tuntas perjalanan.
Hajjah Imar bererta keluarga mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada relawan yang sigap dan ikhlas memberi bantuan cuma-cuma.
Bagi para pembawa mobil, kami sarankan sebelum berangkat agar memeriksa kelengkapan kendaraan Anda. Ban serap, dongkrak, pompa, kondisi ban (tekanan angin dan kondisinya), banyu aki, oli, minyak rem, bahan bakar, P3K, senter, air cadangan radiator, lampu sein, klakson, dan kondisi kesehatan sopir sendiri.
Harus diantisipasi apabila terjadi kemacetan yang parah, Anda juga harus siap dengan bekal makanan dan minuman, tisu, dan juga wadah sampah di dalam mobil. Jangan buang sampah di jalan, Datang Barasih Bulik Barasih (DaBaBuBa) BKa.