Kolaborasi untuk Kota Bersih: DLH Banjarbaru Dorong Penguatan Bank Sampah di Mentaos
- Mar 28, 2026
- Abdul Karim
- Lingkungan Hidup
Mentaos-Tangguh (28/3/26) Persoalan sampah masih menjadi isu strategis di Kota Banjarbaru. Pertumbuhan jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi berdampak langsung pada meningkatnya volume sampah. Menyadari hal ini, Pemerintah Kota Banjarbaru terus mendorong pendekatan kolaboratif dengan melibatkan masyarakat sebagai aktor utama dalam pengelolaan sampah.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui kunjungan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru ke Bank Sampah KAMI di Kelurahan Mentaos kemaren (27/3/26). Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan komunitas dalam menghadirkan model pengelolaan sampah yang efektif sekaligus produktif.
Bank Sampah KAMI telah menjadi salah satu contoh praktik baik pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemilahan dan pengumpulan sampah, tetapi juga sebagai ruang edukasi dan pemberdayaan ekonomi warga.
Dalam arahannya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup menyampaikan berbagai program inisiatif Wali Kota Banjarbaru yang bertujuan mengubah paradigma masyarakat—dari “membuang sampah” menjadi “mengelola sampah sebagai sumber nilai”.
Beberapa pendekatan yang ditekankan antara lain Penguatan peran bank sampah sebagai pusat ekonomi sirkular, Edukasi pemilahan sampah dari sumber (rumah tangga), Peningkatan nilai tambah melalui daur ulang dan kreativitas warga, Kolaborasi lintas komunitas untuk memperluas dampak program
Dalam model baru pengelolaan sampah, masyarakat tidak lagi diposisikan sebagai objek kebijakan, melainkan sebagai subjek utama perubahan. Inilah yang menjadi roh dari gerakan bank sampah.
Kehadiran Bank Sampah KAMI di Mentaos menunjukkan bahwa ketika masyarakat diberi ruang dan dukungan, mereka mampu menghadirkan solusi nyata atas persoalan lingkungan. Bahkan, pengelolaan sampah dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi warga.
Kunjungan Kepala Dinas LH ibu Santy didampingi staff, Camat Banjarbaru Utara Taufik Firmanto dan Lurah Mentaos Ciptadi Sunaryo ke Bank Sampah KAMI menghasilkan kesepakatan untuk mengusulkan Kelurahan Mentaos sebagai pilot projek pengelolaan sampah organik mandiri. Mengawali progrma ini, Dinas LH akan melaksanakan sosialisasi langsung ke warga Mentaos pada hari Minggu besok (29/3/26).
Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa solusi atas persoalan sampah tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat luas. Dengan komitmen yang kuat dan partisipasi aktif warga, harapan untuk mewujudkan Banjarbaru yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bukanlah sesuatu yang mustahil.
Dari Mentaos, gerakan kecil ini terus tumbuh, membuktikan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah bersama.