Membentuk Budaya Baru, Sejak Dini

  • Apr 22, 2026
  • Abdul Karim
  • Lingkungan Hidup

Mentaos-Tangguh (22/4/26) Upaya membangun budaya pengelolaan sampah tidak bisa dimulai dari usia dewasa. Ia harus ditanamkan sejak dini, bahkan sejak anak-anak belum sepenuhnya memahami konsep lingkungan. Inilah yang terlihat dalam kunjungan edukatif anak-anak TK Joyce Banjarbaru ke Bank Sampah KAMI di Kelurahan Mentaos kemaren (21/4). Kegiatan ini bukan sekadar rekreasi luar kelas, tetapi merupakan langkah konkret membentuk karakter peduli lingkungan sejak usia dini. Dengan penuh antusias, 40-an anak-anak TK-A dan TK-B didampingi 5 orang guru dan ketua Yayasan Joice Veronica Law, selama sekitar 2 jam berada di Bank Sampah KAMI.

Lurah Mentaos Ciptadi Sunaryo, SE dan Direktur Bank Sampah KAMI Dr. Ir. Murjani memperkenalkan konsep dasar sampah kepada anak-anak,  membedakan sampah organik dan anorganik, membuang sampah pada tempatnya, memahamkan bahwa sampah bisa memiliki nilai ekonomi, dan dampak buruk dari sampah yang tidak dikelola dengan baik. 

Melalui pendekatan visual dan praktik langsung, anak-anak diajak bermain kuis, memilah sampah secara simulasi, sebelum dibawa langsung ke gudang milik Bank Sampah KAMI. Di Bank Sampah KAMI, anak-anak TK diperkenalkan mulai proses pemilahan sampah,  penimbangan hingga penempatan sampah di dalam gudang. Metode ini diyakini jauh lebih efektif dibandingkan sekadar teori di kelas. Di sinilah pendidikan menemukan bentuknya yang paling nyata belajar dengan mengalami. Kata orang, “If you do, you understand”

Menurut Direktur Bank Sampah Dr. Ir Murjani, Bank Sampah KAMI membuka pintu selebar-lebarnya (inklusi)  untuk siapapun yang ingin melihat bank Sampah KAMI dari dekat. “bank sampah ini akan berfungsi sebagai laboratorium sosial, tidak sekedar tempat transaksi sampah tetapi lebih pada wahana edukasi dalam membentuk budaya baru kesadaran lingkungan. Kami punya sistem pengelolaan data berbasis teknologi informasi yang boleh ditiru oleh yang berminat. Ery, tenaga IT Bank Sampah menjelaskan bahwa setiap nasabah yang bertransaksi, menabung atau mencairkan tabungan (withdraw) langsung mendapat notifikasi.