Kota Sehat Tidak Hanya Sehat Orangnya

  • Oct 01, 2025
  • Abdul Karim
  • Info Umum

Mentaos-Tangguh (1/10/25) Kunjungan Validasi Lapangan Juri Nasional Kota Sehat 2025 berlangsung maraton hari ini, dengan sasaran beberapa tempat. Salah satu diantaranya adalah Kelurahan Sungai Tiung Kecamatan Cempaka. Kelurahan Sungai Tiung adalah kelurahan siaga bencana. Di kelurahan ini terdapat organisasi Masyarakat Peduli Bencana. Ibu Misti, SKM, MPH dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ketika ditanya awak media kaitan kota sehat dengan penanggulangan bencana menegaskan bahwa kota sehat tidak hanya masalah kesehatan fisik manusia. Lebih jauh Misti menjelaskan bahwa sebuah kota dapat disebut sehat apabila infrastruktur publik bagus, sarana pendidikan tersedia, kebersihan lingkungan, ketersediaan ruang publik yang nyaman, transportasi yang lancar, pasar yang bersih, sehingga warga merasa nyaman tinggal di kota itu. Kota sehat juga dapat dinilai dari adanya kesadaran warga berperilaku hidup sehat seperti tidak merokok dan tidak membuang sampah sembarangan. 

Merujuk pada Peraturan Daerah Kota Banjarbaru Nomor 2 Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Kota Sehat, Kota Sehat adalah suatu kondisi kota yang bersih, nyaman, aman untuk dihuni penduduk, melalui terselenggaranya beberapa tatanan dan kegiatan yang terintegrasi dan disepakati masyarakat dengan Pemerintah Daerah.  

Ada 9 kriteria (tatanan) yang digunakan untuk mengukur Kota Sehat yaitu (1) Kehidupan Masyarakat Sehat Mandiri (2) Permukiman dan Fasilitas Umum (3) Satuan Pendidikan (4) Pasar (5) Perkantoran dan Perindustrian (6) Pariwisata (7) Transportasi dan Tertib Lalu Lintas (8) Perlindungan Sosial (9) Penanggulangan Bencana.

Hasil akhir dari  pengukuran tersebut dinyatakan dengan 3 kategori kota sehat yaitu Padapa, Wiwerda, dan Wistara. 

Keterangan : Juri bertanya jawab dengan driver angkutan gratis di Terminal Feeder Simpang Empat Banjarbaru (foto : Rizky Agusrullah)

BERITA TERKAIT