Lima Strategi Menghapus Sifat Kikir

  • Aug 27, 2025
  • Abdul Karim
  • Dakwah

Mentaos-Tangguh (27/8/25). Lima cara atau strategi untuk menghapus sifat kikir yang ada pada diri manusia. Ustadz KH Shihabuddin, Lc pada majlis taklim di Langgar Al Munawarah RT 02/RW IV (25/8/25) menjelaskan, yaitu :

Pertama, Qanaah. yaitu sikap merasa cukup dan puas dengan apa yang diberikan Allah SWT, serta bersyukur atas segala nikmat yang ada, tanpa berlebihan dalam ambisi duniawi dan tanpa iri dengan harta orang lain. Sifat ini mencerminkan keridhaan hati terhadap ketentuan Tuhan dan merupakan salah satu sifat terpuji dalam ajaran Islam.

Kedua, mengingat-ingat akan kematian. Sikap ini mencerminkan manusia yang akan menyadari bahwa harta benda di dunia ini tidak akan dibawa mati, kecuali sadaqah jariah. Oleh sebab itu, sifat kikir akan hilang atau setidaknya berkurang apabila manusia gemar bersedekah sebagai bekal yang akan dibawa mati. Kata Ustadz Shihab sebenarnya harta itu dapat dibawa mati, dengan cara dikirim terlebih dahulu melalui sedekah.

Ketiga, serahkan anak cucu dan keluarga kepada Allah. Sifat khawatir akan kelangsungan hidup anak cucu dapat menyebabkan seseorang menjadi kikir, tidak mau  bersedekah karena takut hartanya berkurang.

Keempat, berfikir tentang celaan sifat kikir.  Orang yang kikir akan menjadi pergunjingan orang lain. Apabila seseorang ingin menghindari celaan kikir tersebut maka yang bersangkutan dapat mengurangi bahkan menghilangkan sifat kikirnya dengan cara bersedekah. Kecuali apabila dia sudah tidak peduli dengan celaan itu.

Kelima, berbelanja dengan kebajikan. Tidak lain yaitu bersedekah. Utamakan sedekah kepada keluarga terdekat yaitu pasangan hidup (suami/istri).