Representasi Perempuan di TPS 5 Mentaos - Banjarbaru

  • Nov 28, 2024
  • Abdul Karim
  • Info Umum

Satu satunya pesta yang tidak menyertakan makan minum adalah pesta demokrasi. Namun walau tanpa makan minum (gratis) para pestawan pestawati terundang datang ke pesta dengan semangat tinggi, karena pesta demokrasi memang bukan pesta makan minum tetapi pesta rakyat yang agenda utamanya memilih pemimpin  untuk 5 tahun ke depan.

TPS alias Tempat Pemungutan Suara Nomor 5 di Jalan Komet Raya Banjarbaru adalah sebuah lagenda. Semenjak Pemilu pertama di era Reformasi (1999), Gudang Terbuka milik Pak Yono ini selalu menjadi locus TPS bagi warga RW IV Kelurahan Mentaos. Begitu pun untuk Pilkada serentak tahun 2024 ini.

Terdapat 489 calon pemilih yang dialokasikan untuk mencoblos di TPS Nomor 5, terdiri dari 233 orang laki laki (47,64 %) dan 256 orang perempuan (52,36%). Calon pemilih yang datang ke pesta sebanyak 314 orang  (64,21%) terdiri dari 143 orang laki laki (45,54%) dan 171 orang perempuan (54.45%). Kaum perempuan di TPS 5 tidak hanya menang dalam jumlah tetapi juga unggul dalam prosentasi kehadiran dibandingkan dengan kaum laki-laki. Kondisi ini linear dengan antusiasme mereka dalam menyaksikan penghitungan suara di tkp. Para emak-emak TPS 5 lebih bersemangat menyaksikan detik detik penghitungan suara. Fakta lainnya menunjukan keterlibatan perempuan dalam KPPS juga cukup dominan dari 7 petugas, terdapat 3 orang perempuan. Dominasi ini sudah melebihi ambang batas 30%. keterwakilan perempuan di parlemen. Tidak cuma itu, existensi perempuan dalam Pilkada Kota Banjarbaru mendominasi. Calon Walikota Erna Lisa Halaby adalah perempuan. Dominasi dalam kandidat awalnya 50%, tetapi setelah paslon lainnya di-diskualifikasi, maka jadilah ELH yang berpasangan dengan Wartono sebagai calon tunggal.  

Apabila para pemilih di TPS 5 beroperasi dengan psikologi gender, secara logis sudah pasti ELH akan terpilih, sesuai dengan dominasi perempuan yang terlihat unggul dalam jumlah pemilih, tingkat kehadiran, antisiasme keterlibatan dalam KPPS dan calon yang berkontestasi.  Tetapi politik dan perempuan sering memberi surprise yang endingnya tidak dapat diduga. Kita tunggu ending dari pesta ini.