Senang dipuji, bahaya

  • Nov 28, 2025
  • Abdul Karim
  • Dakwah

Mentaos-Tangguh (28/11/25) Banyak orang senang dipuji, bahkan berupaya sekuat tenaga untuk mendapat pujian. Entah benar atau salah sikap itu, faktanya dunia ini berputar di kisaran puji memuji. Maka muncullah sebutan-sebutan "yang terhormat" dan  "yang mulia". Pernah ada anggota DPR yang marah dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) hanya gara-gara tidak disebut Yang Mulia.

Majlis taklim minggu lalu di langgar Al Munawarah RT 02/RW 04 Mentaos oleh Ustadz KH Shihabuddin, Lc mengingatkan jamaah bahwa orang yang senang dipuji pada dasarnya sedang membuka pintu untuk masuknya syaitan ke dalam hati. Mengapa demikian, rasa senang yang ditimbulkan oleh pujian akan mengarah kepada sifat riya, sementara riya akan beranjak menjadi syirik. Syirik adalah dosa besar yang tak terampunkan.

Jadi ingat kata-kata dari Gusdur, "apabila seseorang masih sakit hati karena hinaan dan merasa senang oleh pujian, berarti dia masih mahluk amatiran".

Waspadalah.