Inovasi Pangan - Microgreens

  • Mar 19, 2025
  • Abdul Karim
  • Urban Farming

Foto dari Pak Fauzi : Microgreens-mie instan

Mentaos-Tangguh (19/2/25) Istilah  microgreen mungkin belum begitu akrab di telinga warga pada umumnya, namun di beberapa tempat di Kelurahan Mentaos sudah ada yang membudidayakan dan mulai populer. Jurnalis KIM Tangguh menemukan setidaknya ada di dua tempat yaitu di Kampung Iwak dan di Kompleks Palapa Mentaos. Menurut laman http://halosehat.com, microgreens adalah sayuran yang dipanen saat muda, memiliki rasa yang beragam bergantung pada jenisnya, seperti netral, pedas, pahit, hingga rasa rempah yang kuat. Sayuran ini mengadung nutrisi yang melimpah dan dapat ditanam di sembarang tempat termasuk di luar ruangan, rumah kaca, hingga di pinggir jendela kamar Anda. 

Kelompok Wanita Tani Palapa Hijau yang berbasis di RT 02/RW 04 Kelurahan Mentaos sejak dua tahun lalu mulai mengembangkan metode tanam ini. Warga di RT 02/04 ramai-ramai menanam sayuran antara lain bayam dan kangkung dengan metode microgreens. Kegitan inovatif ini yang membuat KWT Palapa Hijau menjadi juara pertama Kota Banjarbaru dalam lomba AKU HATINYA tahun 2023 yang lalu.

Sayuran microgreens menjadi menu sumplemen unik di restoran-restoran ternama di Jakarta. Harganya pun bertarif kota dan dijual dengan ukuran gram.  Sayuran ini bisa menjadi pelengkap semua menu. Ibu Misfa Warga RT 02/04 mengombinasikan microgreens dengan mie instan rebus. Ada juga yang memadukan dengan ayam goreng, rawon, dan soto.

PPL Mentaos menjelaskan, tananam sayuran microgreens ini mudah sekali dirawat, masa panennya juga cepat. Mengolahnya mudah dan modalnya murah sekali. Material yang perlu disiapkan hanya berupa tanah pupuk, bibit sayuran, dan tempat menanamnya berupa polibag, kaleng bekas cat, plastik bekas minuman. Bisa juga memakai “wadah nasi tambah”.  Dalam 10-14 hari tanaman siap dipanen. Potensi inovatif ini bisa dikembangkan untuk kebutuhan keluarga ataupun diproduksi berskala besar memenuhi kebutuhan pasar yang sangat terbuka. (*BKa)