Yayasan Mentaos Peduli Serahkan Santunan Yatim

  • Jul 10, 2026
  • Abdul Karim
  • Info Umum

Mentaos-Tangguh (10/7/26) Semangat gotong royong dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan masyarakat Kelurahan Mentaos melalui kegiatan penyaluran santunan kepada anak-anak yatim yang dilaksanakan oleh Yayasan Mentaos Peduli. Program yang lahir dari inisiatif dan partisipasi masyarakat ini menjadi bukti bahwa pembangunan lingkungan yang sehat tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui penguatan nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial. 

 

Penyerahan bantuan berlangsung di Bank Sampah KAMI hari ini Jumat 11/7/26., dihadiri oleh pejabat Kelurahan dan Kecamatan Banjarbaru Utara dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan. Santunan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan anak-anak yatim sekaligus menjadi penyemangat agar mereka terus belajar, beribadah, dan menggapai cita-cita. Para Penerima Santunan yang berjumlah 24 (duapuluh empat) orang diminta datang membawa sampah anorganik untuk disetorkan ke Bank Sampah. Sisipan agenda ini bagian dari literasi lingkungan yang terus digalakkan oleh Lurah Mentaos Banjarbaru

Ketua Yayasan Mentaos Peduli Soewondo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama. Kepedulian sosial seperti ini diharapkan terus tumbuh sebagai budaya masyarakat, sehingga semangat berbagi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Total dana yang dikeluarkan untuk program ini sekitar Rp 4 juta berasal dari urunan para Ketua RT/Ketua RW se Mentaos dan donator lainnya serta kas internal Yayasan.

Program ini juga sejalan dengan implementasi 9 Tatanan Kabupaten/Kota Sehat, khususnya pada aspek Kehidupan Masyarakat yang Sehat dan Mandiri dan Tatasan Kepedulian Sosial. Dalam konsep Kabupaten/Kota Sehat, kesehatan tidak hanya dimaknai sebagai bebas dari penyakit, tetapi juga mencakup kesejahteraan sosial, kepedulian antarwarga, serta terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, inklusif, dan saling mendukung.

Melalui kegiatan santunan ini, masyarakat menunjukkan bahwa pembangunan kesehatan dapat dimulai dari lingkungan terdekat, yakni dengan memperkuat kepedulian terhadap kelompok rentan. Anak-anak yatim yang memperoleh perhatian dan dukungan dari masyarakat memiliki kesempatan yang lebih baik untuk tumbuh menjadi generasi yang sehat secara fisik, mental, sosial, dan spiritual.

Lurah Mentaos Ciptadi Sunaryo, SE menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan kelurahan yang sehat. Ketika warga secara sukarela bergotong royong membantu sesama, membangun kepedulian sosial, dan menciptakan lingkungan yang harmonis, maka sesungguhnya mereka sedang membangun fondasi kesehatan masyarakat yang berkelanjutan.

Yayasan Mentaos Peduli berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menginspirasi berbagai elemen masyarakat untuk ikut berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing. Semakin banyak tangan yang terulur untuk membantu sesama, semakin kuat pula modal sosial yang dimiliki masyarakat dalam mewujudkan Kelurahan Mentaos yang sehat, peduli, dan berdaya.

Semangat berbagi yang tumbuh dari masyarakat menjadi bukti bahwa kesehatan sebuah kota tidak hanya diukur dari fasilitas yang dimiliki, tetapi juga dari besarnya kepedulian warganya terhadap sesama. Dengan kolaborasi antara masyarakat, organisasi sosial, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan, cita-cita mewujudkan Kota Banjarbaru yang sehat dan berkelanjutan akan semakin mudah diwujudkan.