Pokja Kelurahan Sehat Sungai Tiung Terbentuk
- Apr 09, 2026
- Abdul Karim
- Literasi
Mentaos-Tangguh (9/4/26) Kelurahan Sungai Tiung Kecamantan Cempaka Kota Banjarbaru memperbaharui susunan kepengurusan Kelompok Kerja (Pokja) Kelurahan Sehat kemaren (8/4/26) bertempat di aula kelurahan Sungai Tiung, dipimpin oleh Lurah Sungai Tiung Fitriyadi dan dihadiri Ketua Forkohat Kota Banjarbaru Ismet didampingi Wakil Ketua Munjiat, Sekretaris Abdul Karim, dan anggota Forkohat Diyan. Acara berjalan cukup lancar dan penuh semangat.
Tujuan dan penyegaran kepengurusan Pokja adalah untuk mendukung program Kota Sehat dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Ketua Forkohat Ismet menjelaskan bahwa program sembilan tatanan Kota Sehat semua ada di kelurahan yang terselenggara oleh masing-masing bagian. Untuk pengendalian kegiatan dibutuhkan dokumentasi dan pelaporan yang akurat, lengkap, dan konsisten. Itulah salah satu tupoksi Pokja. Menurut Ismet tahun 2025 yang lalu Banjarbaru mendapat predikat Kota Sehat Swasti Saba Wiwerda. Predikat Kota Sehat terdiri dari Swasti Saba Padapa, Swasti Saba Wiwerda, Swasti Saba Wistara, dan yang tertinggi Swasti Saba Wistara Paripurna dengan capaian nilai 100 (sempurna).
Acara yang digagas oleh LPM dan Puskesmas Sungai Tiung ini diisi juga dengan diskusi tanya jawab mengenai berbagai isu penting di Kota Banjarbaru antara lain masalah bank sampah dan program pemilahan sampah organik. Lurah Sungai Tiung Fitriyadi menyampaikan hasil kunjungan Studi Tiru ke Jakarta bagaimana pengelolaan sampah organik di kota besar Jakarta. Dari diskusi terungkap pula bahwa di Sungai Tiung ternyata sudah ada 6 bank sampah. Namun dalam pelaksanaan bank sampah didapat kendala, antara lain masih rendahnya kemauan dan kesadaran masyarakat untuk menjadi nasabah bank sampah.
Keterangan foto atas : Peserta pertemuan pembentukan Pokja Kelurahan Sehat Sungai Tiung
foto bawah : kiri Munjiat (wakil Ketua), Ismet (Ketua Forkohat Banjarbaru), Fitriyadi (Lurah Sungai Tiung)