Bahaya Ujub

  • Jun 12, 2026
  • Abdul Karim
  • Dakwah

Di antara penyakit hati yang sangat berbahaya namun sering tidak disadari adalah ujub. Ujub adalah perasaan kagum terhadap diri sendiri, merasa memiliki kelebihan, dan menganggap keberhasilan yang diperoleh semata-mata karena kemampuan pribadi.

Orang yang ujub tidak selalu menampakkan kesombongan secara terbuka. Ia bisa saja tetap terlihat ramah, santun, bahkan rajin beribadah. Namun di dalam hatinya muncul perasaan, "Saya lebih baik dari orang lain", "Keberhasilan ini karena kecerdasan saya", atau "Kalau bukan karena saya, pekerjaan ini tidak akan berhasil."

Padahal segala nikmat, kemampuan, kesehatan, jabatan, ilmu pengetahuan, dan rezeki yang dimiliki manusia pada hakikatnya adalah karunia Allah SWT.

Islam tidak melarang seseorang menyadari kelebihan yang dimilikinya. Seorang guru boleh menyadari bahwa ia berilmu. Seorang pemimpin boleh menyadari bahwa ia memiliki kemampuan memimpin. Seorang pedagang boleh menyadari bahwa ia pandai berdagang.

Yang menjadi masalah adalah ketika kelebihan tersebut membuat seseorang lupa bahwa semua itu berasal dari Allah SWT.

Orang yang bersyukur berkata: "Alhamdulillah, ini semua karena pertolongan Allah." Sedangkan orang yang ujub berkata dalam hatinya: "Saya berhasil karena kehebatan saya."Perbedaan keduanya tampak sederhana, tetapi akibatnya sangat besar di sisi Allah SWT.

Demikian intisari tausiah KH Shihabuddin,Lc di Langgar Al Munawarah RT 02/04 Kel Mentaos - Banjarbaru Senin 8 Juni 2026.

Keterangan Foto : KH Shihabuddin. Lc