Mentaos Jadi Percontohan Pemilahan Sampah dari Rumah, Dinas LH Turunkan Tim Pendamping

  • Jun 10, 2026
  • Abdul Karim
  • Lingkungan Hidup

Mentaos-Tangguh (10/6/26) Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mulai menerapkan strategi baru dalam mendorong budaya pemilahan sampah dari sumber. Berbeda dengan pendekatan sebelumnya yang dilakukan secara luas, kali ini Pemkot memilih fokus pada satu wilayah percontohan agar program dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Kelurahan Mentaos dipercaya menjadi lokasi percontohan program tersebut. Untuk memastikan pelaksanaan berjalan optimal, Dinas Lingkungan Hidup membentuk enam tim pendamping yang masing-masing dipimpin oleh para Kepala Bidang di lingkungan DLH Kota Banjarbaru. Jumlah tim tersebut disesuaikan dengan enam RW yang ada di Kelurahan Mentaos.

Rabu, 9 Juni 2026, tim dari Dinas Lingkungan Hidup hadir langsung di Kelurahan Mentaos untuk memaparkan rencana pelaksanaan program kepada para Ketua RW dan Ketua RT. Pertemuan berlangsung di Bank Sampah KAMI Mentaos, yang selama ini dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Banjarbaru.

Dalam pemaparannya, tim DLH menjelaskan bahwa setiap RW di Mentaos akan didampingi pejabat DLH untuk implementasi pemilahan sampah dari rumah. Kegiatan akan diawali dengan pendataan titik penempatan Losida, Drum drop point, atau Lokoster di tiap RW. Sosialisasi kepada warga akan berjalan paralel guna percepatan program. 

Para Ketua RW dan Ketua RT menyambut baik program tersebut. Sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat, mereka diharapkan dapat menjadi motor penggerak perubahan perilaku warga agar terbiasa memilah sampah dari rumah masing-masing.

Pemilihan Kelurahan Mentaos sebagai wilayah percontohan dinilai cukup strategis. Selain memiliki jaringan kelembagaan masyarakat yang aktif, Mentaos juga telah memiliki pengalaman dalam pengelolaan sampah melalui berbagai kegiatan lingkungan, termasuk keberadaan Bank Sampah KAMI yang selama ini berperan dalam mengurangi volume sampah organik yang dibawa ke TPS Hutan Pinus. 

Melalui program percontohan ini, Pemerintah Kota Banjarbaru berharap dapat memperoleh model terbaik yang nantinya dapat direplikasi ke kelurahan-kelurahan lain. Apabila berhasil, Mentaos tidak hanya menjadi contoh dalam pengelolaan sampah, tetapi juga menjadi bukti bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana, yakni memilah sampah sejak dari rumah.

Keterangan Foto : Pertemuan DLH dengan Lurah dan para Ketua RT/RW Mentaos.

 

Menyebar Informasi – Menguatkan Partisipasi
KIM TANGGUH Kelurahan Mentaos