Mahasiswa ULM Bantu Bereskan sampah
- Jul 16, 2026
- Abdul Karim
- Lingkungan Hidup
Mentaos-Tangguh (16/7/26) Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Kelurahan Mentaos resmi dimulai melalui pertemuan koordinasi yang dilaksanakan pada Rabu (15/7/2026) di Bank Sampah KAMI Kelurahan Mentaos. Pertemuan tersebut mempertemukan mahasiswa peserta KKN, Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru, pengelola Bank Sampah KAMI, serta Pemerintah Kelurahan Mentaos sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat selama satu bulan ke depan.
Sebanyak 48 mahasiswa dari berbagai program studi, akan terjun langsung ke tengah masyarakat untuk mendukung peningkatan kesadaran dan partisipasi warga dalam pengelolaan sampah berbasis sumber. Mewakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru, Kepala Bidang Tata Lingkungan merangkap Plt Kabid PKL Dr. Hafidhuddin Noor, SKM, MS yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan arahan teknis mengenai pelaksanaan KKN agar berjalan efektif dan memberikan hasil yang nyata. Mengingat masa pengabdian mahasiswa hanya berlangsung selama satu bulan, seluruh kegiatan diharapkan memiliki target yang jelas, terukur, dan mampu memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Tidak hanya memberi arahan teknis Pak Hafidh bersama Lurah Mentaos Ciptadi SUnaryo, SE dan Direktur Bank Sampah KAMI Dr, Murjani juga mendemontrasikan bagaimana memilah sampah dengan benar. Di lapangan, kadang ditemukan campur aduk sampah yang sulit dibedakan mana sampah yang dapat didaur ulang, mana yang termasuk residu, terutama bagi yang belum berpengalaman memilah sampah.
Fokus utama kegiatan KKN meliputi sosialisasi pemilahan sampah dari rumah tangga, pendataan volume timbulan sampah, serta pendampingan masyarakat dalam praktik pemilahan sampah. Data yang diperoleh nantinya diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar penyusunan strategi pengelolaan sampah yang lebih efektif di Kelurahan Mentaos.
Lurah Mentaos menyampaikan apresiasi dan menyambut baik dipilihnya wilayahnya sebagai lokasi pelaksanaan KKN Tematik. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran lingkungan sekaligus memperkuat budaya gotong royong dalam menjaga kebersihan.
"Kami berharap kehadiran adik-adik mahasiswa tidak hanya memberikan edukasi kepada masyarakat, tetapi juga menghadirkan inovasi dan semangat baru dalam pengelolaan sampah di lingkungan warga. Sinergi ini menjadi modal penting untuk mewujudkan Kelurahan Mentaos yang semakin bersih, sehat, dan berkelanjutan," ujarnya.
Sebagai lokasi pertemuan perdana, Bank Sampah KAMI menjadi simbol keterlibatan masyarakat dalam mendukung ekonomi sirkular melalui pengelolaan sampah. Selama ini Bank Sampah KAMI aktif mendorong warga untuk memilah sampah sejak dari rumah dan mengubah sampah yang bernilai ekonomis menjadi sumber manfaat bagi masyarakat.
Melalui KKN Tematik ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menumbuhkan kesadaran lingkungan di tengah masyarakat. Kolaborasi antara Universitas Lambung Mangkurat, Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru, Kelurahan Mentaos, dan Bank Sampah KAMI diharapkan menjadi contoh nyata sinergi pentahelix, yaitu kerja sama antara akademisi, pemerintah, komunitas, dan masyarakat dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah perkotaan.
Keterangan Foto : Pengarahan Ketua RT 02/05 Rahmat Wahyudi kepada mahasiswa KKN Tematik